Thursday, 27 November 2014

Mana hatiku?

Aku bukan malaikat apalagi tuhan yang mengerti apa maumu tanpa kau bicara, yang mengerti inginmu tanpa kau berkata
Aku sama sepertimu masih manusia yang punya hati yang punya perasaan 
Kau bilang aku egois tapi lebih egoismu
Kau bilang aku posesif tapi lebih posesifmu
Kau bilang aku tak punya hati tapi lebih tak ada hatimu 
Kau hanya memikirkan hatimu saja 
Lalu bagaimana dengan hatiku? 
Aku dianggap tak ada tapi harus ada 
Aku dianggap patung tapi harus bicara
Semua yang ada didiriku darimu 
Aku adalah kamu 
Persis seperti cermin, cermin yang memantulkan bayanganmu
Lalu aku harus apa? 
Berdiam diri? Itu berarti aku menyiksa diriku 
Atau aku harus memaki? Tapi kau bilang aku tak punya hati 
Jadi dimana hatiku? Dihatimu? Yaa sebagian sudah kuletakan disana 
Sebagian lagi masih disini, jgn sampai ada yang mengambil sebagian hatiku ini
Karna sebenarnya hanya kau pemilik hati ini pith!! 

Sunday, 16 November 2014

Senyumlah

Lagi diantara kebahagiaan yang sebenernya tak ku rasakan 
Ketawa sana ketawa sini tapi susah 
Senyumlah biarpun susah ya ini lagi mencoba tapi makin dicoba makin tersiksa 
Menyembunyikan sesak didada ini 
Sakit 
Sakit banget 
Capek 
Capek banget 
Pengen nangis tapi gak pernah bisa 
Gak enak
Gak enak banget 

Buat teman temanku selamat menghadapi kehidupan barumu semoga kalian mendapatkan apa yang menjadi imipian kalian, aku selalu mendoakan yang terbaik untuk kalian semua.
See you on top 😘😘❤️

Saturday, 15 November 2014

Genggam


Aku hanya mengikuti apa maumu
Mengikuti semua inginmu
Mengikuti alur ceritamu
Mengikuti jalan hidupmu 
Kau mengajariku semua yang kuperlukan 
Semua yang inginku ketahui
Semua yang menjadi pertanyaanku selama ini 
Semua yang menjadi rahasia dibumi ini 
Jika disebut cita-cita iya benar ini cita-citaku 
Cita-cita inginmu 
Cita-cita maumu
Cita-cita untukmu
Cita-cita bersamamu
Kau menuntunku seperti sungai
Kau sungainya dan aku airnya 
Selalu jalan berdampingan tanpa meninggalkan 
Selalu bersama tanpa melupakan 
Selalu membimbing sampai kelautan 
Biarpun banyak batu menghadang namun kita masih bersama 

Pelangi akan muncul setelah badai terlewati dan kupercaya itu 
Tetaplah berdiri ditengah badai itu karna kutau kita pasti mampu 
Mampu melewati badai apapun selama kita masih saling menggenggam 

Friday, 14 November 2014

Sendiri

Sendiri, kubenci
Tak ada teman bicara apalagi tertawa 
Diam, tanpa suara 
Sunyi kurasa 
Hanya rerintik hujan kudengar 
Hidup tanpa gairah 
Tanpa semangat
Dengan beribu air mata 
Mencoba untuk bertahan 
Tapi tetap sendiri 
Berdiri diatas kedua kaki 
Yang tak mampu menahan diri
Dari ego dan rayuan setan
Tapi
Tuhan tahu ku mampu 
Maka dikuatkannya kaki ini 
Dibukakannya mata ini
Dimantapkannya hati ini 
Dibawa nya melangkah maju
Terus tanpa henti 
Sampai dia ingin bersamaku 

Thursday, 13 November 2014

Aku Hidup Disini

Aku hidup disini bukan hal yang mudah, banyak yang harus dirasain sedih, seneng, galau dan banyak hal lain yang dirasain. 
Aku hidup disini itu demi cita-cita, demi ngebanggain orang tua, demi masa depan yang insya Allah cerah.
Aku hidup disini banyak tantangannya mulai dari urusan sama dosen, imigrasi sampai urusan sama polisi.
Aku hidup disini banyak yang ku pelajari, banyak ku jumpai hal baru, hal-hal yang biasanya dikerjakan sama orang lain untuk memenuhi kebutuhanku dan sekarang ku kerjakan sendiri.
Aku hidup disini banyak yang ku pelajari belajar mandiri, belajar memilih mana yang baik dan yang tidak baik buat ku, belajar mengatur waktu yang ku punya yang biasanya diatur oleh orang tuaku dan juga mengatur keuangan yang diberikan dari orang tuaku.
Aku hidup disini bukan hal yang mudah, menjaga diri dan menjaga kepercayaan dari orang tua itu yang susah, apapun yang mau kulakukan patokan utamanya yaa orang tua apakah mereka akan setuju atau tidak, tapi Alhamdulilah aku punya orang tua yang begitu percaya padaku selalu mendukung apapun yang inginku lakukan, selama itu bersifat positif.
Aku hidup disini berhadapan dengan banyak orang, banyak suku, banyak negara, bukan hal yang mudah menyandang nama bangsaku ditanah orang tapi dari hal itulah aku belajar menjadi orang yang lebih baik, menjadi orang yang mempunyai pandangan yang luas, menjadi orang yang bisa melihat mana yang benar dan mana yang salah, mana yang tulus mana yang hanya cari muka.
Tuhan terimakah kau sudah melemparkanku ke tanah ini tanah yang bukan milikku tanah yang mengajariku banyak hal, tanah yang selalu menghentakku untuk terus maju, tanah yang sudah memberikanku banyak pelajaran hidup, pelajaran yang tidak pernah ku temui di sekolah mana pun, mata pelajaran yang dimana guru dan muridnya berada dalam satu jiwa, satu napas, satu tubuh yaitu tubuh ku sendiri.
Terimakasih orang tuaku yang selalu mendukungku apapun yang menjadi inginku. Aku janji akan buat mereka bangga dengan ku, doa-doa mereka pasti sangat membantuku mencapai bangga itu